Books / Film Review Travel Things

Review Buku “The ABCs of Journaling”

Judul : The ABCs of Journaling

Penulis : Abbey Sy

Penerbit : Penerbit Haru

Cetakan : Pertama, Agustus 2017

Tebal : 134 Halaman

ISBN : 9786026383228

Harga : Rp79.000

Bagaimana cara kita mengabadikan kenangan dalam hidup? Cukupkah kenangan hanya kita simpan dalam diri kita saja? Atau direkam dalam foto dan catatan-catatan yang telah kita tulis? Apakah kita pernah mengabadikan kenangan itu melalui kegiatan journaling? Tak sekedar hanya mencatat saja, tetapi bagaimana jika kita bisa menuangkan kenangan dengan kegiatan journaling secara lebih kreatif?

Jawaban dari pertanyaan tersebut nampaknya bisa kita temukan di salah satu buku Abbey Sy ini. Abbey Sy adalah seorang seniman dan penulis asal Filipina. Melalui buku “The ABCs of Journaling”, dia memberikan sebuah pandangan menarik yang bisa membuat kita terinspirasi dalam kegiatan journaling.

Kegiatan journaling memang bukan aktivitas yang baru. Akan tetapi, kegiatan ini bisa menjadi kegiatan monoton yang membosankan. Sehingga, mungkin sedikit orang yang mau konsisten dalam mendokumentasikan kehidupannya sendiri. Padahal kegiatan journaling bisa dilakukan secara unik dan menarik.  Kegiatan journaling yang demikian tak hanya bisa membuat diri kita lebih produktif bahkan dapat menumbuhkan dan mengasah jiwa seni dalam aktivitas ini.

Buku “The ABCs of Journaling” memberikan ide dan semangat mengabadikan peristiwa dalam hidup kita secara lebih kreatif.  Dalam buku ini, penulis juga memberikan informasi tentang apa itu kegiatan journaling, memotivasi para pembaca untuk melakukan journaling, serta memberikan  beberapa kiat yang bisa dipraktikan.

Beberapa kiat tersebut, seperti bagaimana mengilustrasikan sebuah peristiwa dengan gambar dan catatan. Pembaca juga akan dikenali dengan bahan-bahan yang bisa digunakan dalam kegiatan journaling, seperti memanfaatkan pulpen berwarna-warni, washi tape, dan lainnya .  Saran lain untuk pembaca, antara lain bagaimana menjaga “mood” journaling bahkan ketika melakukan perjalanan. Saran tentang bagaimana membuat sketsa perjalanan dan mendokumentasikannya tentu akan sangat berguna. Apalagi bagi seorang traveller yang ingin memulai kegiatan journaling-nya ketika dalam perjalanan. Penulis juga memberikan contoh-contoh journaling karyanya sendiri dan beberapa jurnal seniman asal Filipina. Dari contoh-contoh jurnal tersebut, pembaca pun bisa belajar membuat jurnal sendiri.

Ilustrasi dalam buku ini sangat apik. Dilengkapi dengan gambar-gambar menarik serta foto-foto perjalanan yang memikat membuat buku ini menjadi sangat artistik.  Seolah pembaca  ikut diajak mengikuti pengalaman-pengalaman journaling penulis, diantaranya ketika penulis bepergian mengunjungi beberapa negara yang diilustrasikan dengan sangat baik.  Tidak lupa, buku ini juga selalu menyertakan seni hand lettering yang tidak bisa dipisahkan dari seorang Abbey Sy.

Ada salah satu kekurangan dalam buku ini, yaitu buku ini sangat menitikberatkan pada journaling bergambar berupa sketsa, serta seni menulis tangan, seperti hand lettering. Sehingga bagi orang awam yang tidak suka menggambar akan lebih mengalami kendala dalam kegiatan journaling. Padahal gaya journaling masing-masing orang akan berbeda. Namun demikian itulah menariknya, journaling bergambar yang diisi dengan berbagai sketsa serta seni menggambar huruf atau hand lettering berperan besar dalam kreativitas kita. Tentunya, jurnal yang akan kita isi akan terasa lebih hidup dan indah.

Buku ini sangat cocok bagi siapa pun yang suka maupun yang ingin memulai journaling.  Baik untuk seorang pemula atau bagi siapa saja yang ingin membuat jurnalnya selangkah lebih kreatif.  Buku ini juga membantu menemukan cara journaling sesuai dengan karakter kita sendiri.

 

 

 

Related Posts

No Comments

Leave a Reply